fungsi altimeter


Fungsi Altimeter adalah untuk mengukur ketinggian suatu titik dari permukaan laut. Biasanya alat ini digunakan untuk keperluan navigasi dalam penerbangan, pendakian, dan kegiatan yang berhubungan dengan ketinggian.

Prinsip kerja altimeter adalah dengan menganalisa tekanan udara (yang paling umum digunakan) Mangnet bumi (dengan sudut inclinasi) Gelombang (ultra sonic maupun infra merah, dan lainnya)Penggunaan Altimeter umumnya selalu diikuti dengan penggunaan kompas.[1]

Altimeter yang bekerja mengukur ketinggian dengan cara mengukur tekanan udara harus terus dipantau karena tekanan udara terus berfluktuasi di seluruh permukaan bumi karena adanya perubahan cuaca.

Kekurangan lainnya adalah altimeter berbasis tekanan udara adalah tidak memperhitungkan hambatan berbahaya seperti gunung atau bangunan.

Ada juga altimeter yang bekerja berbasis radio. Altimeter ini bekerja menyerupai radar untuk menavigasi. Menggunakan gelombang radio yang diturunkan dari pesawat dan memantul kembali untuk bisa dianalisa berapa ketinggiannya.

Jenis Altimeter

  • Altimeter tekanan – lebih dikenal sebagai barometer aneroid. Kedua perangkat mengukur efek dari tekanan udara pada ruang logam yang sebagian besar udaranya telah ditiadakan. Altimeter tekanan menentukan jarak sebuah pesawat di atas permukaan laut dengan mengukur tekanan atmosfer bumi. Tekanan ini menurun seiring meningkatnya ketinggian.
  • Altimeter radar – mengukur waktu yang diperlukan sinyal radio untuk memancar dari pesawat atau satelit ke permukaan bumi dan kembali ke pesawat.
  • Altimeter laser – bekerja dengan cara yang sama, tetapi menggunakan gelombang sinar laser, bukan gelombang radio.

Referensi   [ + ]

1. https://id.wikipedia.org/wiki/Altimeter