fungsi anemometer


Fungsi Anemometer adalah untuk mengukur kecepatan angin yang banyak dipakai dalam bidang Meteorologi dan Geofisika atau stasiun prakiraan cuaca, dalam perkembangannya, Anemometer dapat dimanfaatkan untuk banyak hal. Selain mengukur kecepatan angin, alat ini juga dapat mengukur besarnya tekanan angin, cuaca, dan tinggi gelombang laut.[1]

Dengan anemometer kita dapat memperkirakaan cuaca pada hari itu. Selain itu anemometer juga dapat difungsikan sebagai alat pendeteksi cuaca buruk seperi angin topan ataupun badai.[2]

Jenis-jenis Anemometer

  • Anemometer Cup dan Vane –  terdiri dari 3 cup setengah lingkaran serta terpasang di setiap ujung gagang horizontal. Aliran udara akan melewati setiap cup serta akan memutar setiap gagang horizontal. Cup Anemometers biasanya dipakai untuk standar industri dalam penilaian studi sumber daya angin.
  • Windmill Anemometers – berbentuk kincir angin atau baling-baling berbentuk panjang vertikal.
  • Hot-wire Anemometers – memakai kawat halus yang dipanaskan. Udara akan mengalir melewati kawat yang mempunyai efek pendinginan terhadap kawat.
  • Laser Doppler Anemometers – dipakai untuk menghitung kecepatan partikel udara yang berada di sekitar anemometer.
  • Sonic Anemometer – memakai gelombang suara ultrasonik punuk mengukur kecepatan angin.
  • Plate Anemometers – digunakan pada area yang tinggi sebab berbentuk pelat yang mempunyai hasil pengukuran yang baik terhadap ketinggian yang lebih tinggi.
  • Tube Anemometers – Anemometer jenis ini terdiri dari kaca tabung berbentuk U yang berisikan cairan manometer atau pengukur tekanan.

Cara Menggunakan Anemometer

Pengukuran dapat dilakukan dengan cara memegang Anemometer secara vertikal atau menaruhnya di atas penyangga. Angka kecepatan angin akan ditampilkan secara otomatis pada speedometer.[3]

Referensi   [ + ]

1. https://id.wikipedia.org/wiki/Anemometer
2. http://glossary.ametsoc.org/?p=1&query=anemometer
3. http://alatukur.web.id