Atmosfer

Fungsi atmosfer secara umum adalah untuk melindungi makhluk hidup dari radiasi matahari dan melindungi bumi dari benturan benda-benda luar angkasa, selain itu atmosfer juga menyediakan gas yang penting bagi kehidupan, seperti oksigen dan karbon dioksida.

Manfaat atmosfer memang sangat penting bagi kehidupan di bumi dan terdiri dari beberapa lapisan, yang dinamai sesuai dengan fenomena yang terjadi pada lapisan itu, nama lapisannya adalah; Troposfer, Stratosfer, Mesosfer, Termosfer, dan Ionosfer.[1]

Pengertian Atmosfer

Pengertian Atmosfer Atmosfer adalah lapisan gas yang mengelilingi sebuah planet, termasuk Bumi. Di Bumi, atmosfer berada dari ketinggian 0 km di atas tanah, hingga sekitar 560 km di atas permukaan bumi dengan ketebalan lebih dari 650 km.

Definisi secara harfiah, Atfosmer berasal dari kata Atmos yang berarti air (tetesan air) dan Sphaira yang berarti selimut. Menurut para ahli adalah lapisan udara atau lapisan gas yang menutupi planet, termasuk planet Bumi, di mana lapisan udara mengandung 4 unsur gas, termasuk gas nitrogen, oksigen karbon dioksida dan argon.[2]

Fungsi dan Manfaat Atmosfer

Atmosfer di bumi memiliki manfaat bagi kehidupan manusia. Ada beberapa fungsi yang dimiliki atmosfer untuk kehidupan di bumi. Diantaranya yaitu:

  • Sebagai pelindung bumi supaya suhu bumi tetap stabil dan menjaga iklim dan kelembaban di bumi stabil.
  • Kondisi keseimbangan dan penyeimbang di dalam dan di luar bumi.
  • Mengurangi panas dari paparan langsung sinar matahari.
  • Lindungi bumi dari serangan meteor atau benda antariksa.
  • Jaga gravitasi bumi stabil.

Selain fungsi yang telah disebutkan, ada manfaat yang bisa dirasakan oleh manusia, yaitu:

  • Pertahankan stabilitas suhu bumi di siang dan malam hari. Jika tidak ada atmosfer, suhu bumi saat sore hari akan sangat panas dan malam hari akan sangat dingin.
  • Menyerap radiasi ultraviolet. Tanpa adanya atmosfer, lapisan bumi akan terkena radiasi ultraviolet.
  • Komponen dasar dari siklus hidrologi atau pembentukan air dalam kehidupan manusia terbantu oleh lapisan atmosfer.
  • Sumber karbon dioksida dalam fotosintesis.
  • Ini adalah sumber nitrogen.

Struktur Lapisan Atmosfer

  • Lapisan Troposfer

Menurut National Geographic Lapisan ini berada pada tingkat terendah, campuran gas ideal untuk mempertahankan kehidupan di Bumi. Di lapisan ini ada peristiwa iklim yang penting, seperti angin, awan, hujan, petir, pelangi dan lainnya. Manusia dan makhluk hidup lainnya ada di lapisan ini dan mengalami berbagai cuaca atau gejala atau peristiwa iklim.

  • Lapisan Stratosfer

Lapisan ini letaknya tepat di atas lapisan tropopause, memiliki ketinggian sekitar 49 km di atas permukaan laut. Di stratosfer ini terdapat lapisan isotermal yang terletak di ketinggian sekitar 11 hingga 20 km, dengan suhu bervariasi sekitar 60 derajat C.

  • Lapisan Mesosfer

Lapisan ini berada pada ketinggian 49 hingga 85 km di atas permukaan bumi. Lapisan ini juga merupakan tempat di mana meteor atau benda angkasa pergi ke bumi. Lapisan mesosfera juga berfungsi sebagai gelombang radio di bumi.

  • Lapisan Termosfer

Dinamai Termosfer karena kenaikan suhu tinggi di lapisan ini sekitar 1982 oC. Perubahan ini terjadi karena penyerapan radiasi ultraviolet. Radiasi ini menyebabkan reaksi kimia untuk membentuk lapisan bermuatan listrik yang dikenal sebagai ionosfer. Sebelum kedatangan era satelit, lapisan ini berguna untuk membantu memancarkan gelombang radio.

  • Lapisan Ionosfer

Lapisan ionosfer terbentuk oleh reaksi kimia merupakan lapisan pelindung bumi dari meteor yang berasal dari luar angkasa karena tersapu oleh gravitasi. Di ionosfer ini, meteorit terbakar dan terurai. Jika ukurannya sangat besar maka tidak terbakar habis di lapisan udara ionosfer ini.

Ionosfer dibagi menjadi tiga lapisan lagi, yaitu:

1.) Lapisan ozon: mempunyai sifat memantulkan gelombang radio. Suhu udara di sini berkisar – 70 °C sampai +50 °C. Terletak antara 80 – 150 km dengan rata-rata 100 km diatas permukaan laut. Baca disini untuk penjelasan lengkap lapisan ozon.

2.) Lapisan udara F: Dinamakan juga lapisan udara appleton, Terletak antara 150 – 400 km.

3.) Lapisan udara atom: Lapisan ini menerima panas langsung dari matahari, Pada lapisan ini, materi-materi berada dalam bentuk atom. Letaknya lapisan ini antara 400 – 800 km.

  • Lapisan Eksosfer

Eksosfer adalah lapisan terluar bumi. Di lapisan ini ada pantulan sinar matahari yang dipantulkan oleh partikel debu meteor. Sinar matahari yang dipantulkan juga dikenal sebagai cahaya zodiak.

Molekul udara yang terkandung dalam lapisan ini bergerak dengan kecepatan sangat tinggi, sehingga pengaruh gravitasi bumi pada molekul ini sangat kecil. Akibatnya, sebagian besar molekul udara akan bergerak ke luar angkasa.[3]

Referensi   [ + ]

1. https://id.wikipedia.org/wiki/Atmosfer_Bumi
2. https://www.universetoday.com/54760/what-is-the-atmosphere/
3. https://www.nationalgeographic.org/encyclopedia/atmosphere/