fungsi buret


Fungsi buret adalah untuk mengukur volume cairan yang keluar seperti pipet. Pada buret terdapat kran untuk mengeluarkan atau menghentikan cairan yang keluar dan volumenya dapat diketahui pada skala yang tertera pada buret.[1]

Buret berbentuk silinder yang memiliki garis ukur dan sumbat keran pada bagian bawahnya. Ia digunakan untuk meneteskan sejumlah reagen cair dalam eksperimen yang memerlukan presisi, seperti pada eksperimen titrasi. Buret sangatlah akurat.

Berdasarkan Ukurannya, buret dibagi menjadi 3 macam yaitu:

  • Buret makro – buret yang kapasitasnya 50 ml dan skala terkecilnya dapat dibaca hingga 0.10 ml.
  • Buret semimikro – memiliki kapasitas volume 25 ml dengan skala terkecil dapat dibaca hingga 0.050 ml.
  • Buret makro – memiliki kapasitas volume 10 ml. Skala terkecilnya adalah 0.020 ml.

[Baca juga: Macam-macam Alat Ukur Dan Fungsinya]

Jenis Buret Dan Fungsinya

  • Buret asam – digunakan untuk larutan yang bersifat asam (HNO3, HCl), netral (Tiosulfat) dam larutan pengoksid (KCrO4)
  • Buret basa – digunakan untuk larutan yang bersifat basa seperti NaOH, KOH dll. Memiliki ujung cerat karet dengan bola kaca yang berfungsi mirip seperti keran.
  • Buret amberglas -terbuat dari bahan kaca yang berwarnacoklatatau gelap.Buter ini berfungsi untuk larutan yang mudah teroksidasi oleh cahaya matahari seperti larutan Kalium permanganat atau iodium.
  • Buret Universal – buret yang dapat digunakan untuk semua jenis larutan baik yang bersifat basa maupun asam, ujungnya terbuat dari teflon.

[Baca juga: Fungsi Corong Gelas]

Cara menggunakan buret

  1. Ketika membaca buret, mata harus tegak lurus dengan permukaan cairan untuk menghindari galat paralaks. Bahkan ketebalan garis ukur juga mempengaruhi pembacaan.
  2. Untuk mengisi buret, menutup stopcock (keran) di bagian bawah dan menggunakan corong untuk menghindari terjadinya tumpahan.
  3. Ketika mengisi buret sebaiknya menggunakan pipet transfer sekali pakai. Pipet ini bekerja lebih baik daripada corong trutama untuk buret berkapasitas kecil.
  4. Sebelum titrasi, Perlu diperhatikan kondisi buret dengan larutan titran dan memeriksa bahwa buret mengalir bebas.
  5. Periksa ujung buret dari adanya gelembung udara. Untuk menghilangkan sebuah gelembung udara,dengan cara memukul sisi ujung buret sementara larutan mengalir.
  6. Pembacaan buret kartu dengan persegi panjang hitam dapat membantu Anda untuk mengambil membaca lebih akurat.[2]

Referensi   [ + ]

1. https://id.wikipedia.org/wiki/Buret
2. http://www.dartmouth.edu/~chemlab/techniques/buret.html