cPanel

Fungsi cPanel adalah untuk mengatur seluruh elemen dari layanan web host untuk mempermudah proses hosting di sebuah situs web. cPanel menerapkan 3 level struktur untuk menyediakan fungsi bagi administrator, agen, dan pemilik situs web untuk mengelola berbagai aspek situs web.

cPanel dibuat khusus dengan tampilan grafis yang sederhana dan dilengkapi dengan peralatan automasi yang dibuat untuk memudahkan proses hosting. cPanel juga sebagai jembatan ke perintah teknis untuk program dukungan situs web yang terletak di server web. Program dukungan untuk situs web seperti MySQL, Apache / LiteSpeed, PHP, dll.[1]

Mengelola kebutuhan website dengan cPanel

Pada intinya, cPanel itu untuk mempermudah pengelolaan website, domain serta hosting. dan Kamu bisa melakukan beberapa hal berikut untuk kebutuhan website Anda.

  • Buat dan kelola akun email untuk situs web Anda.
  • Instal WordPress atau CMS lain seperti Joomla, Prestashop, dll.
  • File cadangan situs web
  • Unggah file
  • Periksa penggunaan bandwidth dan ruang disk
  • Mengatur konfigurasi PHP
  • Konfigurasi keamanan
  • Pengelolaan database
  • Pengelolaan domain
  • Dll

Fitur Cpanel yang sering digunakan dan fungsinya

  • File Manager: Untuk mengelola direktori dan file yang ada pada hosting.
  • Disk Space Usage: Untuk melihat jumlah disk space yang dipakai oleh tiap folder.
  • Bandwidth: Untuk melihat penggunaan bandwidth dari situs dan aktivitas dari HTTP (web), POP (mail), hingga FTP.
  • Backup: Untuk membuat file cadangan website, backup secara rutin agar bebas dari ancaman cybercrime.
  • Email Accounts: Anda dapat membuat alamat email dengan nama domain kita sendiri, seperti admin@xyz.com. Fitur ini dilengkapi dengan layanan webmail untuk meninjau pesan yang dimasukkan dalam Kotak Masuk email.
  • Akun FTP. Melalui fungsi ini, kita dapat membuat akun FTP dan membatasi pergerakannya sehingga hanya dapat mengunggah atau mengunduh data dari direktori tertentu. Untuk mengirim Anda melalui FTP, Anda memerlukan program pihak ketiga seperti FileZilla, CuteFTP, dll.
  • Database MySQL: Melalui fungsi ini, kita dapat membuat basis data dan mengelola hak akses untuk setiap pengguna. Sesuai namanya, tipe data yang didukung adalah MySQL.
  • phpMyAdmin: jika fungsi database MySQL untuk membuat database, fitur phpMyAdmin digunakan untuk mengedit tabel dalam database itu.
  • Addon Domain: dengan Addon Domain, kita dapat menambahkan domain lebih dari satu. Domain yang di tambahkan akan membuat direktori sendiri.
  • SSL / TLS Manager: Anda dapat generate key untuk mengaktifkan protokol HTTPS di situs web Anda. Sebelumnya, Anda harus terlebih dahulu membeli sertifikat SSL dengan penyedia tepercaya Anda.
  • Softaculous: Anda dapat menginstal seluruh pembuat situs web hanya dengan satu klik melalui Softaculous. Selain itu, masih ada lebih dari 200 opsi sistem manajemen konten (CMS).[2]
fitur cpanel
Menu dan fitur cPanel

Setiap cPanel memiliki metode instalasi yang berbeda dan mencakup beberapa fitur. Berbeda lagi jika anda menggunakan VPS server, maka tidak menyediakan cPanel namun menggunakan koding manual untuk mengatur, sebaiknya tanyakan penyedia hosting Anda jika Anda ingin panel kontrol yang lebih spesifik untuk pengembangan.

Referensi   [ + ]

1. https://id.wikipedia.org/wiki/CPanel
2. https://hostingfacts.com/beginners-guide-to-cpanel/