fungsi destilasi


Fungsi destilasi adalah untuk memisahkan larutan ke dalam masing-masing komponennya atau suatu metode pemisahan bahan kimia berdasarkan perbedaan kecepatan atau kemudahan menguap. Prinsip destilasi adalah didasarkan atas perbedaan titik didih komponen zatnya.[1]

Destilasi dapat digunakan untuk memurnikan senyawa-senyawa yang mempunyai titik didih berbeda sehingga dapat dihasilkan senyawa yang memiliki kemurnian yang tinggi.

Jenis Destilasi

  • Destilasi sederhana – digunakan untuk memisahkan zat cair yang titik didih nya rendah, atau memisahkan zat cair dengan zat padat atau minyak. Hasil dari destilasi ini tidak benar-benar murni.
  • Destilasi bertingkat – digunakan untuk komponen yang memiliki titik didih yang berdekatan.Pada dasarnya sama dengan destilasi sederhana. Perbedaan distilasi fraksionasi dan distilasi sederhana adalah adanya kolom fraksionasi.
  • Destilasi uap – digunakan pada campuran senyawa-senyawa yang memiliki titik didih mencapai 200 °C atau lebih Selain itu destilasi uap dapat digunakan untuk campuran yang tidak larut dalam air di semua temperatur, tapi dapat didestilasi dengan air.
  • Destilasi vakum – digunakan jika senyawa yang ingin didestilasi tidak stabil, dengan pengertian dapat terdekomposisi sebelum atau mendekati titik didihnya atau campuran yang memiliki titik didih di atas 150 °C.
  • Destilasi azeotrop – Digunakan dalam memisahkan campuran azeotrop (campuran campuran dua atau lebih komponen yang sulit di pisahkan karena komponen-komponennya memiliki titik didih yang konstan). Dalam proses destilasinya digunakan senyawa lain yang dapat memecah ikatan azeotrop.
  • Destilasi kering – digunakan untuk memanaskan material padat untuk mendapatkan fasa uap dan cairnya.[2]

Bagian-bagian alat destilasi dan fungsinya

  • Labu destilasi – Berfungsi sebagai wadah atau tempat suatu campuran zat cair yang akan didestilasi.
  • Steel Head – berfungsi sebagai penyalur uap atau gas yang akan masuk ke alat pendingin (kondensor).
  • Thermometer – biasanya digunakan untuk mengukur suhu uap zat cair yang didestilasi selama proses destilasi berlangsung.
  • Kondensor – fungsinya  untuk aliran uap hasil reaksi dan untuk aliran air keran.
  • Labu didih – berfungsi untuk sebagai wadah sampel. Contohnya untuk memisahkan alkohol dan air.
  • Pipa dalam = pipa destilasi.
  • Adaptor – Berfungsi untuk menyalurkan hasil destilasi yang sudah terkondisi untuk disalurkan ke penampung yang telah tersedia.
  • Mantel – berfungsi untuk memanaskan bahan di dalamnya.

Referensi   [ + ]

1. https://id.wikipedia.org/wiki/Distilasi
2. http://wakeriko.blogspot.co.id/2011/11/set-destilasi.html