Gamelan

fungsi gamelan


Fungsi Gamelan secara umum adalah sebagai iring-iringan tari, iring-iringan upacara adat, pagelaran seni, iringan wayang, alat musik, iring-iringan pernikahan. Gamelan hanya dimainkan pada kesempatan tertentu seperti upacara agama upacara, perayaan masyarakat khusus, pertunjukan wayang, dan untuk keluarga yang raja.

Gamelan Jawa adalah ensembel musik yang biasanya menonjolkan metalofon, gambang, gendang, dan gong. Musik yang tercipta pada Gamelan Jawa berasal dari paduan bunyi gong, kenong dan alat musik Jawa lainnya. Irama musik umumnya lembut dan mencerminkan keselarasan hidup, sebagaimana prinsip hidup yang dianut pada umumnya oleh masyarakat Jawa.[1]

Komposisi musik gamelan diciptakan dengan beberapa aturan, yang terdiri dari beberapa putaran dan pethet. dibatasi oleh satu gongan serta melodinya. diciptakan dalam unit yang terdiri dari 4 nada. komponen utama alat musik gamelan adalah: bambu, logam, dan kayu. Masing-masing alat memiliki fungsi tersendiri dalam pagelaran musik gamelan.

Jenis Alat Musik Gamelan dan Fungsinya

  • Kendang – Sebagai penentu setiap ritme yang ada dalam pemain gamelan dan merupakan pengatur irama gending. Alat ini berfungsi memulai, mempercepat, memperlambat, dan memberi tanda akan berakhirnya gendhing.
  • Gong – fungsinya adalah untuk memberi tanda berakhirnya sebuah gatra dan juga untuk menandai mulainya dan berakhirnya gending.
  • Siter – Sebagai instrumen yang memainkan cengkok dan dimainkan dengan kecepatan yang sama dengan gambang.
  • Rebab – fungsinya sebagai salah satu dari instrumen pemuka, rebab diakui sebagai pemimpin lagu dalam ansambel, terutama dalam gaya tabuhan lirih.
  • Saron – Sebagai pengisi melodi utama dalam memainkan gamelan.
  • Demung – fungsinya sama seperti saron, namun demung bersuara lebih rendah satu oktaf dari pada saron dan kedengaran lebih keras.
  • Peking – Sebagai pemberi warna melodi dalam permainan gamelan.
  • Bonang barung – sebagai pemurba lagu, yang bertugas memulai jalannya sajian gending.
  • Bonang Penerus – Fungsinya sebagai pengisi harmoni bunyi bonang barung. Bonang penerus memiliki suara satu oktaf lebih tinggi daripada bonang barung.
  • Kenong – Sebagai penentu batas-batas gatra, menegaskan irama. Kenong juga termasuk dalam alat musik berpacu, namun ukuran lebih besar dari pada bonang.
  • Kethuk Kempyang – Sebagai alat musik ritmis, yang membantu kendhang dalam menghasilkan ritme lagu yang diinginkan.
  • Kempul – Sebagai pemangku irama atau menegaskan irama melodi. Kempul merupakan pengisi akor dalam setiap permainan gamelan.
  • Gambang – Gambang merupakan instrument gamelan yang dimainkan paling cepat dalam sebuah lagu.

Secara etimologi Gamelan berasal dari istilah Bahasa Jawa yakni “Gamel” yang berarti Menabuh/Memukul, dan akhiran “An” yang menjadikannya kata benda, jadi Gamelan bisa diartikan Memukul/ Menabuh Benda.

Meskipun gamelan masih digunakan untuk upacara agama upacara dan keluarga raja, gamelan juga dipentaskan pada konser musik dan saat ini banyak juga digunakan untuk menemani banyak macam tarian baik modern maupun tradisional.

Referensi   [ + ]

1. https://id.wikipedia.org/wiki/Gamelan_Jawa