fungsi hidrometer


Fungsi Hidrometer adalah untuk mengukur berat jenis atau kepadatan relatif dari cairan; yaitu, rasio densitas cairan kepadatan air. Biasanya terbuat dari kaca dan terdiri dari batang silinder dan bola pembobotan dengan merkuri atau tembakan timah untuk membuatnya mengapung tegak.

Hydrometer sering juga disebut aerometer. Nilai massa jenis suatu zat cai dapat diketahui dengan membaca skala pada hidrometer yang ditempatkan mengapung pada zat cair.[1]

Bagian-bagian Hidrometer

  • Batang Hidrometer – Berfungsi untuk pengangan awal sebelum hidrometer dicelupkan pada cairan, serta sebagai tempat skala hidrometer.
  • Skala Hidrometer – Merupakan ukuran massa jenis cairan yang akan diukur.
  • Kaca Bohlam – Sebagai tempat tertampungnya udara.
  • Beban – Terbuat dari timbal berfungsi untuk memposisikan Hidrometer tegak lurus dengan permukaan air.

Prinsip Kerja Hidrometer

Hidrometer merupakan sebuah alat ukur besaran turunan yang menjadi salah satu aplikasi dari hukum archimedes yang digunakan untuk mengukur massa jenis zat cair.

Sebuah benda dalam fluida (zat cair atau gas) mengalami gaya dari semua arah yang dikerjakan oleh fluida di sekitarnya. Hukum Archimedes menyatakan bahwa sebuah benda yang dicelupkan ke dalam zat cair akan mendapat gaya ke atas seberat zat cair yang dipindahkan oleh benda itu.[2]

Prinsip kerja Hidrometer menggunakan Hukum Archimedes. Nilai massa jenis suatu zat cair dapat diketahui dengan membaca skala pada Hidrometer yang ditempatkan mengapung pada zat cair.

Referensi   [ + ]

1. https://id.wikipedia.org/wiki/Hidrometer
2. http://www.home-winemaking.com/winemaking-2b.html