Hutan dan Manfaatnya

fungsi hutan secara umum


Fungsi hutan secara umum adalah sebagai paru-paru dunia, sumber ekonomi, habitat flora dan fauna, pengendali bencana, tempat penyimpanan air, dan untuk Mengurangi polusi untuk pencemaran udara. Oleh sebab pentingnya peranan hutan bagi kehidupan yang ada didalamnya, maka sudah sepatutnya kita menjaga dan melestarikan hutan.

Hutan merupakan sumberdaya alam yang dapat dimanfaatkan secara positif, manfaat langsung yang diperoleh dari hutan adalah kayu serta hasil hutan lainnya sedangkan manfaat tidak langsung yang diperoleh dari hutan adalah pengaturan tata air, rekreasi, pendidikan, kenyamanan lingkungan, udara yang bersih, mencegah terjadinya banjir dan lain-lain.[1]

Macam-macam Fungsi Hutan

Keberadaan hutan sangat penting bagi kehidupan, karena hutan memiliki beberapa fungsi, yaitu:

  • Fungsi orologis/mencegah erosi – fungsi hutan untuk menahan hanyutnya bunga tanah dan mencegah erosi serta melindungi tanah lapisan atas (top soil).
  • Fungsi hidrologis (mengatur tata air) – fungsi hutan sebagai penyimpan air dan mengatur beredarnya air tanah atau mata air.
  • Fungsi klimatologis (mengatur iklim) – hutan berfungsi menjaga kelembapan udara, menjaga suhu udara, agar tidak terlalu tinggi dan mengurangi penguapan air tanah.
  • Fungsi estetika atau keindahan – fungsi hutan untuk dinikmati pemandangannya, karena keindahan untuk rekreasi.
  • Fungsi strategis atau pertahanan – yaitu untuk keperluan pertahanan bila terjadi perang. Hutan pertahanan negara telah ditentukan oleh Departemen Pertahanan secara rahasia, demi kepentingan bangsa dan negara.

Berdasarkan cara terjadinya, hutan dibedakan menjadi hutan alam dan hutan budidaya.

1.) Hutan alam – hutan yang terjadi secara alami. Hutan ini terbagi menjadi hutan primer dan hutan sekunder.

  • Hutan primer, adalah hutan yang masih utuh belum ditebang.
  • Hutan sekunder, adalah hutan primer yang sudah ditebang dan dalam waktu tertentu.

2.) Hutan budidaya – merupakan hutan yang ditanami oleh manusia dengan tujuan memberi hasil.

Manfaat Hutan Bagi Kehidupan Manusia

  • Menyediakan oksigen O2 – Dengan jumlah pepohonan yang banyak, tentunya hutan akan memberikan suplay kebutuhan oksigen yang cukup besar bagi kehidupan di muka bumi ini.
  • Menyerap karbon dioksida (CO2) – Keberadaan hutan yang luas di muka bumi akan memberikan peluang penyerapan karbon dioksida yang lebih besar. Carbon dioksida adalah gas yang berbahaya apabila dihirup secara berlebih oleh manusia.
  • Untuk mencegah erosi – Keberadaan kawasan hutan yang luas juga dapat membantu mencegah erosi atau pengikisan tanah. Pengikisan tanah dapat disebabkan oleh air.
  • Pelestarian Plasma Nutfah – Plasma nutfah merupakan bahan baku yang penting untuk pembangunan di masa depan, terutama di bidang pangan, sandang, papan, obat-obatan dan industri. Penguasaannya merupakan keuntungan komparatif yang besar bagi Indonesia di masa depan.
  • Mengatasi Penggenangan – Daerah rendah yang sering digenangi air perlu ditanami dengan jenis tanaman yang mempunyai kemampuan evapotranspirasi yang tinggi.
  • Pelestarian Air Tanah – Jika hujan lebat terjadi, maka air hujan akan turun masuk meresap ke lapisan tanah yang lebih dalam menjadi air infiltrasi dan air tanah dan hanya sedikit yang menjadi air limpasan.
  • Iklim – Hutan adalah pertahanan alami terhadap perubahan iklim, menghilangkan gas karbon dioksida rumah kaca dan menghasilkan oksigen. Hal ini membantu dalam memurnikan atmosfer dan mengendalikan kenaikan suhu.
  • Keanekaragaman Hayati – Hutan mengandung berbagai keanekaragaman hayati yang lebih besar daripada ekosistem lainnya di bumi.  Berbagai macam pohon dan tanaman yang ditemukan di hutan tropis terdiri dari keanekaragaman hayati sangat intensif. Keanekaragaman hayati ini menjadi penting, apalagi tiap spesies saling bergantung telah berevolusi selama jutaan tahun untuk berinteraksi dan berkembang.[2]

Kesimpulan

Hutan menjaga keseimbangan ekosistem dunia, mencegah rantai makanan agar siklusnya tidak terganggu dan mengusik kelangsungan hidup manusia.

Hutan juga sebagai suatu ekosistem tidak hanya menyimpan sumberdaya alam berupa kayu, tetapi masih banyak potensi non kayu yang dapat diambil manfaatnya oleh masyarakat melalui budidaya tanaman pertanian pada lahan hutan.

Sebagai fungsi ekosistem hutan sangat berperan dalam berbagai hal seperti penyedia sumber air, penghasil oksigen, tempat hidup berjuta flora dan fauna, dan peran penyeimbang lingkungan, serta mencegah timbulnya pemanasan global.

Sebagai fungsi penyedia air bagi kehidupan hutan merupakan salah satu kawasan yang sangat penting, hal ini dikarenakan hutan adalah tempat bertumbuhnya berjuta tanaman.

Referensi   [ + ]

1. https://id.wikipedia.org/wiki/Hutan
2. http://www.greenpeace.org