fungsi-labu-ukur


Fungsi labu ukur adalah Untuk membuat larutan dengan konsentrasi tertentu dan mengencerkan larutan dengan keakurasian yang tinggi, biasanya digunakan untuk mendapatkan larutan zat tertentu yang nantinya hanya digunakan dalam ukuran yang terbatas hanya sebagai sampel dengan menggunakan pipet.[1]

Terbuat dari kaca dan tidak boleh terkena panas karena dapat memuai, bentuknya berupa labu dengan leher panjang dan bertutup di bagian leher terdapat lingkaran graduasi, volume, toleransi, suhu kalibrasi dan kelas gelas. Ukurannya mulai dari 1 mL hingga 2 L.

Cara Kerja Labu Ukur

Sebelum menggunakan labu ukur, sebaiknya harus dicuci terlebih dahulu menggunakan sabun agar zat – zat yang tidak dibutuhkan dapat terlarut dan akhirnya terbuang. Karena labu ukur yang kering sangatlah baik untuk digunakan.

  • Zat terlarut ditimbang teliti ke dalam sebuah labu ukur, kemudian ditambahkan dengan air suling.
  • Kemudian campuran digoyang melingkar untuk melarutkan zat.
  • Setelah ditambahkan air lagi, digunakan pipet tetes untuk menambahkan air.
  • Labu disumbat dan kemudian dikocok agar larutan seragam.

Baca juga:

Untuk zat yang tidak berwarna, penambahan aquadest sampai menunjukkan garis meniskus berada di leher labu. Untuk zat yang berwarna, penambahan aquadets hingga dasar meniskus yang menyentuh leher labu.[2]

Referensi   [ + ]

1. https://id.wikipedia.org/wiki/Labu_ukur
2. https://www.scribd.com/doc/218931455/labu-ukur-kelompok