fungsi neraca pegas


Fungsi neraca pegas adalah alat timbangan untuk melakukan pengukuran massa suatu benda. Benda yang akan diukur massanya, digantung pada pengait neraca. skala yang di tunjukan oleh penunjuk neraca, sama dangan nilai massa benda yang diukur.[1]

Neraca pegas (dinamometer) mempunyai dua baris skala, yaitu skalaN (newton) dan g (gram). Untuk menimbang beban (benda), atur terlebih dahulu skala 0 (nol) dengan cara memutar sekrup pengatur skala.

Setelah itu gantungkan benda pada pengait neraca. Selanjutnya, baca hasil pengukuran.Kelebihan menimbang beban dengan neraca pegas yaitu dalam sekali menimbang benda dapat diketahui massa dan berat benda sekaligus.

Bagian-bagian neraca pegas

  • Gantungan¬† – sebagai tempat untuk memegang dinamometer tersebut agar tidak mengganggu proses pengukuran.
  • Penunjuk skala –¬† bagian yang berfungsi untuk menunjukkan skala (hasil pengukuran).
  • Pegas – bagian dari dinamometer (neraca pegas) yang sangat vital.
  • Skala – harga yang tertera dalam dinamometer (neraca pegas) yang menunjukkan hasil pengukuran.
  • Pengait – sebagai tempat dimana benda diletakkan.

Cara Pengukuran dan Membaca Neraca Pegas

Cara membaca neraca pegas ini sama halnya seperti penggunaan alat ukur mistar yaitu melihat angka yang ditunjukan oleh penunjuk skala.

  • Cara Pengukuran – Gantungkan benda yang akan diukur massanya pada pengait yang terdapat di bagian bawah pegas. Setelah keadaan sistem tenang, lihat skala yang ditunjukan oleh penunjuk skala.
  • Cara Membaca – Cara membaca neraca pegas ini sama halnya seperti penggunaan alat ukur mistar yaitu melihat angka yang ditunjukan oleh penunjuk skala. Batas ketelitian atau nilai skala terkecil¬† pada dinamometer berbeda-beda, namun biasanya yang sering digunakan di laboratorium adalah 0,1 N.

Referensi   [ + ]

1. https://id.wikipedia.org/wiki/Timbangan