Nukleus

fungsi nukleus atau sel saraf


Fungsi Nukleus atau inti sel saraf adalah untuk menjaga integritas gen-gen tersebut dan mengontrol aktivitas sel dengan mengelola ekspresi dan mengorganisasikan gen saat terjadi pembelahan sel…,

…memproduksi mRNA untuk mengkodekan protein, sebagai tempat sintesis ribosom, tempat terjadinya replikasi dan transkripsi dari DNA, serta mengatur kapan dan di mana ekspresi gen harus dimulai, dijalankan, dan diakhiri.

Inti sel atau nukleus adalah organel yang ditemukan pada sel eukariotik. Organel ini mengandung sebagian besar materi genetik sel dengan bentuk molekul DNA linier panjang yang membentuk kromosom bersama dengan beragam jenis protein.

Gen di dalam kromosom-kromosom inilah yang membentuk genom inti sel.[1]

Bagian-bagian Sel Saraf

  • Badan sel – bagian sel saraf yang merupakan tempat melekatnya akson dan dendrit.
  • Dendrit – bagian sel saraf yang merupakan percabangan pendek tempat impuls saraf masuk ke dalam sel.
  • Akson atau silinder aksis – bagian sel saraf berupa serat tunggal tempat impuls keluar dari sel. Panjang akson mulai dari beberapa milimeter hingga beberapa sentimeter tergantung tipe sel saraf tersebut.
  • Lapisan mielin – lapisan lemak tipis yang menyelubungi  akson dan beberapa dendrit (pada umumnya).
  • Neurilema – jaringan penyambung yang berada tepat diatas lapisan mielin. Neurilema adalah lapisan terluar sel saraf.
  • Nodus ranvier – bagian sel saraf yang tidak mengandung lapisan mielin, Nodus ranvier hanyalah penunjuk atau penanda bahwa bagian tersebut terjadi pembelokan akibat tidak adanya lapisan mielin.

Baca Juga – Fungsi Sistem Saraf


Referensi   [ + ]

1. https://id.wikipedia.org/wiki/Inti_sel