Oviduk

fungsi oviduk


Fungsi Oviduk atau tuba fallopi adalah untuk menggerakkan ovum ke arah rahim dengan gerakan peristaltik. Saluran ini menghubungkan rahim dengan ovarium melalui fimbria. Oviduk adalah dua buah saluran yang sangat halus yang menghubungkan ovarium mamalia betina dengan rahim.

Oviduk sendiri pada dasarnya merupakan saluran yang menghubungkan ovarium atau sel telur yang terdapat pada wanita atau hewan betina menuju ke rahim.[1]

Apabila dilihat dari anatominya, kita dapat mendefiniskan tuba fallopi atau oviduk ini sebagai bagian melengkung pada gambar anatomi alat reproduksi wanita, dimana pada bagian ujung atas dari oviduk inilah yang dinaman sel telur atau ovarium, sedangkan bagian ujung satunya lagi dari oviduk mengarah ke rahim.

Oviduk atau tuba fallopi terdiri dari 4 bagian, diantaranya yaitu:

  1. Infundibulum – yaitu bagian berbentuk seperti corong yang terletak di pangkal dan memiliki Fimbriae. Fimbriae berfungsi untuk menangkap ovum.
  2. Pars ampularis – yaitu bagian agak lebar yang merupakan tempat bertemunya ovum dengan sperma (fertilisasi).
  3. Pars Ismika – yaitu bagian tengah tuba yang sempit.
  4. Pars Interstitialis – yaitu bagian tuba yang letaknya dekat dengan uterus.

Oviduk juga sering disebut saluran telur karena bentuknya seperti saluran. Organ ini berjumlah dua buah dengan panjang sekitar 8-20 cm.[2]

Referensi   [ + ]

1. https://id.wikipedia.org/wiki/Tuba_fallopi
2. http://www.astalog.com/4563/apa-yang-dimaksud-dengan-oviduk.htm