Pajak

fungsi pajak secara umum


Fungsi pajak secara umum yaitu dibagi menjadi 4 (empat) bagian yang memiliki peran dan tugasnya masing-masing diantaranya adalah yang seperti dijelaskan dibawah ini.[1]

Jenis Fungsi Pajak

Pajak memiliki peranan penting dalam kehidupan ber-negara, selain itu Dana pajak juga digunakan untuk membayar utang negara dan menggunakannya untuk membiayai kesejahteraan rakyat dan dan pelayanan publik.

1. Fungsi Anggaran (Budgetair)

Fungsi anggaran merupakan fungsi pembiayaan untuk pembangunan dan penyelenggaraan negara.

2. Fungsi mengatur (regulerend)

Pajak digunakan sebagai alat untuk mengatur baik masyarakat baik di bidang ekonomi, sosial maupun politik dengan tujuan tertentu.

Contohnya dalam rangka menggiring penanaman modal, baik dalam negeri maupun luar negeri, diberikan berbagai macam fasilitas keringanan pajak.

3. Fungsi stabilitas

Dengan adanya fungsi pajak sebagai stabilisator, pemerintah memiliki dana untuk menjalankan kebijakan yang berhubungan dengan stabilitas harga sehingga inflasi dapat dikendalikan.

Hal ini bisa dilakukan antara lain dengan jalan mengatur peredaran uang ( baca, fungsi uang ) di masyarakat, pemungutan pajak, penggunaan pajak yang efektif dan efisien.

4. Fungsi redistribusi pendapatan

Pajak yang sudah dipungut oleh negara akan digunakan untuk membiayai semua kepentingan umum, termasuk juga untuk membiayai pembangunan sehingga dapat membuka kesempatan kerja, …yang pada akhirnya akan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.

5. Fungsi Pajak Alokasi

Pajak digunakan untuk membiayai dan menyediakan barang dan atau jasa yang dibutuhkan masyarakat.

JENIS PAJAK

di negara Indonesia Jenis pajak dapat dibedakan menjadi 2 yaitu:[2]

  1. Pajak Pusat – adalah pajak-pajak yang dikelola oleh Pemerintah Pusat yang dalam hal ini sebagian besar dikelola oleh Direktorat Jenderal Pajak atau Kementerian keuangan.
  2. Pajak Daerah – adalah pajak-pajak yang dikelola oleh Pemerintah Daerah baik di tingkat Propinsi maupun Kabupaten/Kota.

Apa yang dimaksud dengan subjek pajak?

Subjek Pajak adalah pihak-pihak yang dikenai kewajiban untuk melaksanakan pemenuhan hak dan kewajiban perpajakannya.

Subjek Pajak meliputi orang pribadi maupun perusahaan berdasarkan peraturan perundang-undangan perpajakan yang berlaku. Subjek pajak juga digolongkan menjadi subjek pajak dalam negeri dan subjek pajak luar negeri.

Apa yang dimaksud dengan hukum pajak?

Hukum pajak adalah hukum yang bersifat public dalam mengatur hubungan negara dan orang/badan hukum yang wajib untuk membayar pajak.

Hukum pajak dibedakan menjadi dua bagian, yaitu hukum pajak formal dan hukum pajak material

1. Hukum pajak formal: hukum pajak yang memuat adanya ketentuan-ketentuan dalam mewujudkan hukum pajak material menjadi kenyataan.

2. Hukum pajak material: hukum pajak yang memuat tentang ketentuan-ketentuan terhadap siapa yang dikenakan pajak dan siapa yang dikecualikan dengan pajak serta berapa harus dibayar.[3]

Apa yang dimaksud dengan Wajib Pajak?

Wajib Pajak, adalah orang pribadi atau badan  yang menurut ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan ditentukan untuk melaksanakan kewajiban perpajakan, termasuk pemungut pajak atau pemotong pajak tertentu.[4]

Referensi   [ + ]

1. www.id.wikipedia.org/wiki/Pajak
2. www.pajak.go.id
3. https://id.wikipedia.org/wiki/Hukum_pajak
4. https://id.wikipedia.org/wiki/Wajib_pajak