Plotter

fungsi plotter


Fungsi Plotter adalah untuk mencetak gambar yang berukuran besar dan luas seperti ukuran gambar arsitektur engginering. Kertas yang dipergunakan juga lebih besar dari kertas biasanya yang ada pada printer.

Plotter sering kali digunakan untuk membuat peta, gambar-gambar arsitektur ataupun ilustrasi tiga dimensi yang biasanya berukuran terlalu besar bagi printer dan dapat menghasilkan grafik atau gambar dengan kualitas tinggi dan berwarna.

Jenis-jenis Plotter

  • Ploter pena – Pada prinsipnya ploter pena memiliki satu pena atau sejumlah pena berwarna-warni untuk menggambar pada kertas atau plastik transparan.
  • Ploter elektrostatis – Pada plotter elektrostatis ini kertas diletakkan pada tempat datar seperti meja, kemudian dibuat dengan prinsip kerja seperti pada mensin foto kopi, yaitu dengan memberi tegangan listrik pada kertas.
  • Plotter thermal – menggunakan pin yang dipanasi secara elektronis. Kemudian pin tersebut dilewatkan pada jenis media yang peka terhadap panas, sehingga terbentuk gambar. Plotter thermal dapat digunakan untuk mencetak pada kertas maupun pada film buram.
  • Plotter Pemotong – dapat sekaligus memotong bahan vinyl, karet, gabus, kulit, dan lain-lain. Contoh pemanfaatannya yaitu pada industri sepatu atau industri pakaian, untuk memotong pola atau bahan sekaligus.
  • Plotter format lebar – biasany digunakan oleh perusahaan grafis, karena plotter jenis ini dapat membuat cetakan berwarna dalam kertas yang sangat lebar.[1]

Pada intinya, plotter adalah Printer Grafis yang menggambar dengan menggunakan pena-pena tinta, Mesin plotter juga merupakan perangkat output pertama yang mampu mencetak gambar berukuran besar seperti gambar arsitektur dan gambar engineering.

Referensi   [ + ]

1. https://id.wikipedia.org/wiki/Peranti_keluaran