Seni Tari

fungsi seni tari


Fungsi Seni Tari secara umum adalah sebagai sarana upacara, hiburan, media pergaulan, penyaluran terapi, media pendidikan, pertunjukan, dan seni tari sebagai media katarsis.[1]

Karya seni tari indonesia juga dapat dikelompokkan menurut fungsinya Karena Setiap karya tari yang diciptakan mempunyai fungsi yang berbeda. Oleh karena itu, Berdasarkan fungsinya, karya tari dibagi menjadi 3 jenis, yaitu; tari upacara, tari hiburan, dan tari pertunjukan.[2]

Jenis-Jenis Seni Tari Berdasarkan Fungsinya

  • Sarana upacara – Jenis tari ini banyak macamnya, seperti tari untuk upacara keagamaan dan upacara penting dalam kehidupan manusia.
  • Sarana Hiburan – jenis ini menggunkan tema-tema yang sederhana tidak muluk-muluk, diiringi lagu yang enak dan mengasyikkan. Kostum dari tata panggungnya dipersiapkan dengan cara menarik.
  • Sarana Penyaluran Terapi – ditujukan untuk penyandang cacat fisik atau cacat mental. Penyalurannya dapat dilakukan secara langsung bagi penderita cacat tubuh atau bagi penderita tuna wicara dan tuna rungu, dan secara tidak langsung bagi penderita cacat mental.
  • Sarana Pendidikan – Contohnya seperti mendidik anak untuk bersikap dewasa dan menghindari tingkah laku yang menyimpang. Nilai-nilai keindahan dan keluhuran pada seni tari dapat mengasah perasaan seseorang.
  • Sarana Pergaulan – Seni tari adalah kolektif, artinya penggarapan tari melibatkan beberapa orang. Oleh karena itu, kegiatan tari dapat berfungsi sebagai sarana pergaulan.
  • Sarana Pertunjukan – Tari yang dipentaskan, lebih menitikberatkan pada segi artistiknya, penggarapan koreografi yang mantap, mengandung ide-ide, interpretasi, konsepsional, dan memiliki tema serta tujuan. Jenis tari ini bisa sengaja dibuat untuk pertunjukan.
  • Sarana Katarsis – Katarsis berarti pembersihan jiwa. Seni tari sebagai media katarsis lebih mudah dilaksanakan oleh orang telah mencapai taraf atas dalam penghayatan seni. Oleh karena itu, biasanya jenis tari ini dilakukan oleh seniman yang hakiki. Namun, seorang gurupun bisa melakukannya.

Baca Juga – Fungsi Musik Tradisional

Unsur-Unsur Yang Ada Dalam Seni Tari

  • GERAK(WIRAGA) – Gerak merupakan unsur paling pokok dalam seni tari,yang meliputi gerak tubuh dari kaki sampai kepala,gerak yang ditata untuk disesuaikan dengan karakter tokoh yang dibawakan penari.
  • IRAMA(WIRAMA) – dalam seni tari,irama membantu penari dalam mengatur gerak dan menguatkan gerak.Irama biasanya dibentuk oleh alat musik dan irama yang disusun harus disesuaikan dengan karakter tokoh yang dibawakan oleh penari.
  • PERASAAN(WIRASA) – gerak dalam sebuah tarian harus dapat menjelaskan ekspresi perasaan,seperti marah,sedih,senang sesuai karakter tokoh yang dibawakan.
  • WUJUD(WIRUPA) – Rupa atau tampilan tarian harus dapat menjelaskan karakter tokoh yang dibawakan.Tampilan tersebut dapat diwujudkan melalui penataan busana dan tata rias penari.

Referensi   [ + ]

1. Wardhana, 1990 : 21-36
2. https://id.wikipedia.org/wiki/Tarian_Indonesia