Teleskop

fungsi teleskop


Fungsi Teleskop adalah untuk melihat objek yang sangat jauh yang mengandalkan cermin sebagai pembentukan gambar yang akan diterima oleh mata. Teleskop dapat menjalankan fungsi tersebut karena kemampuannya memperkuat cahaya dan memperbesar bayangan, sehingga benda-benda yang jauh dapat terlihat lebih dekat dan jelas.

Teleskop adalah alat yang paling penting dalam pengamatan astronomi. Jenis teleskop (biasanya optik) yang digunakan untuk tujuan tersebut, antara lain, tidak angkutan astronomi, bermata, teropong, lensa kamera, atau teleskop.[1]

Jenis Teleskop

Berdasarkan pada objek, teleskop dibagi menjadi 3 tipe teleskop, yaitu teleskop refraktor, reflektor, dan catadioptrik.

  1. Teleskop refraktor – memiliki sistem yang bekerja menggunakan dua lensa objektif. Lensa utama akan mengumpulkan bayangan dan cahaya yang kemudian akan diteruskan ke lensa mata, kemudian diterima oleh mata saat melihat sebuah objek ke objek bayangan.
  2. Teleskop reflektor – memiliki sistem kerja yang menggunakan cermin. Cermin yang digunakan adalah cermin cekung. Cermin cekung akan memantulkan cahaya dan bayangan gambar.
  3. Teleskop Catadioptrik – memiliki sistem kerja yang tidak jauh berbeda dari refraktor dan reflektor teleskop, yang menyerap cahaya dan bayangan objek yang akan diterima oleh mata.[2]

Bagian-Bagian Teleskop

  • Lensa cembung adalah lensa yang bersifat mengumpulkan cahaya atau konvergen.
  • Lensa cekung adalah lensa yang bersifat menyebarkan cahaya atau divergen.
  • Cermin cembung adalah cermin yang menyebarkan cahaya.
  • Cermin cekung adalah cermin yang dapat mengumpulkan cahaya.
  • Jarak fokus merupakan jarak yang diperlukan oleh lensa atau cermin untuk mengarahkan cahaya pada titik fokus.
  • Bidang pandang merupakan area langit atau daerah yang dapat dilihat dan diamati melalui teleskop.
  • Perbesaran merupakan panjang fokus teleskop yang dibagi dengan panjang fokus lensa pada mata.
  • Resolusi merupakan jarak terdekat diantara kedua objek yang masih dapat dilihat sebagai dua objek yang terpisah.[3]

Cara Kerja Teleskop

Secara umum, sebuah teleskop memiliki 3 buah bagian penting, lensa objektif sebagai pengumpul cahaya dari objek, tabung teleskop, dan lensa okuler sebagai pemfokus cahaya yang dikumpulkan lensa objektif. Lensa okuler ini juga biasa disebut sebagai eyepiece.

Cara kerja teleskop prinsipnya hanyalah mengumpulkan cahaya, apakah itu menggunakan lensa yaitu pada teleskop refraktor dan menggunakan cermin pada teleskop reflektor.

Teleskop reflektor menggunakan cermin cekung, yang akan merefleksikan cahaya dan bayangan gambar yang diarahkan oleh teropong, cermin cekung ini akan menambah jangkauan sehingga dapat melihat benda yang jauh.

Lensa utama akan mengumpulkan bayangan benda dan juga cahaya yang datang, kemudian disampaikan ke retina mata melalui media rekfraksi.

Media refraksimata ada lima, yaitu cahaya dan bayangan yang masuk akan sampai terlebih dahulu ke kornea , kemudian ke humor aquos, pupil, vitreus body, dan terakhir ke retina.

Setelah sampain di retina bayangan tersebut dikirimkan melalui saraf penglihatan ke otak. Barulah seseorang dapat menginterpretasikan gambar tersebut.

Referensi   [ + ]

1. http://www.telescopes.com/blogs/helpful-information/18966596-understanding-telescopes
2. http://www.astronomynotes.com
3. https://id.wikipedia.org/wiki/Teleskop